‘SELAMAT DATANG DI BLOG ANTI PORNOGRAFI’ weh…tulisan dengan warna merah mencolok itu tentu membuat kamu mencibir, meringis, tersenyum, tertawa, mengepalkan tinju, mengangguk setuju, atau…. tergantung dari perspektif kamu sendiri.

Tulisan itu adalah slogan di blog seorang teman, Abror. Dan telah dua minggu nangkring di pojok kiri di bawah gambar tajuk, ditulis dg huruf kapital besar-besar… He he he agak norak!

Tapi itu belum cukup norak, coba kau terka tulisan apa yang terpampang disitu dua minggu sebelumnya? ‘ANDA MEMASUKI KAWASAN BEBAS PORNOGRAFI’ Hwa ha ha…

Dan itu belum cukup norak jika dibandingkan dengan tulisan dua minggu sebelumnya, ‘YANG HOBBY PORNOGRAFI DILARANG MASUK…’ Waduh, kau pasti akan menempelkan jari di kening dengan posisi miring, ‘ini bloger apaan?’

Tapi itu juga belum seberapa jika dibanding tulisan minggu-minggu sebelumnya, ‘Bismillah, aku terjun ke dunia maya membawa niat mulia, memberantas maksiat yang kian merajalela…’ Yeah, memang niat yang mulia.

Sekarang, aku sedang mencari alamat blog itu di bookmark. Kira-kira tulisan apa lagi yang bakal muncul minggu ini? Memang Abror sengaja mengupdatenya dua minggu sekali. Sambil tersenyum-senyum geli, aku membayangkan akan membaca kalimat yang lebih norak, atau lebih lucu, atau lebih menohok, atau lebih mengejutkan…. Hehe terus terang aku cuma tertarik pada slogannya itu. Mengenai isi postingannya sendiri biasa-biasa saja. Membahas hal hidup keseharian, soal tekno, soal kompi, soal hp, soal internet, agama dll… Artikel-artikelnya memang beragam, tapi spirit anti pornografi cukup terasa.

Ketika alamat blog itu diklik, cukup lama juga loadingnya…. aku heran mengingat blog Abror tidak banyak berisi gambar atau konten yang berat. Tetapi… allamaaaaak, yang pertama menyodok mata adalah gambar sepasang manusia dalam posisi,…. *maaf*, senggama. Gambar itu jelas dan besar, tepat terpasang di bawah slogan tajuk. Teksnya memang telah diupdate, tetapi tulisannya lebih besar dan tebal, ‘di sini surganya pornografi, crooot…!’

Aku mengucek mata, sambil menggeleng tak percaya. Si Abror sudah gila?

Semakin menelusuri blog itu, semakin tak percaya aku pada mataku. Di situ terpampang foto-foto dan video gila. Posting terakhir adalah sebuah file film biru yang siap di stream atau di download.

Aku segera keluar browser, panik! Bukan karena benci porno, tapi khawatir apakah si Abror sudah benar-benar gila? Kukeluarkan hp dan ku cari nama Abror.

Suara cempreng terdengar di seberang sana,”kau sudah lihat blogku?” aku jawab sudah, “aku di hack, tau! Di hack! Gila!”

Aku tercekat, tak bisa ngomong apa-apa.

“Apa yang mesti kulakukan?” Abror terdengar sangat panik, tapi bagaimanapun juga aku tak bisa berkomentar apa-apa, soal IT atau komputer aku tak tahu apa-apa. Abror memutuskan telpon setelah berjanji akan membersihkan blognya sesegera mungkin.

Yaaa kacau deh… Kataku sambil memukul kening. Tapi lama-lama aku tertawa juga, itu si hacker bela-belain mendobrak ‘gembok’nya Abror apa motifnya ya? Apa hanya karena slogan-slogannya yang norak tapi cukup menyentil kuping itu?…. weleh weleh…

Sore harinya rington hpku berdering, ada sms, ‘aku tak bisa akses akun blogku, …’

Wah bahaya, pikirku. Blog itu sudah di ambil alih si hacker rupanya. Jadi…?

‘lupakan blogku, aku mau buat yg baru’

‘identitas dan foto2mu di blog itu?’

‘aku tak bs apa2’

Entah bagaimana Abror menjelaskan masalah ini pada semua teman blogernya. Dan aku menunggu blog barunya. Sebulan, dua bulan, tiga bulan… tapi Abror belum mengabarkan blog barunya, ku telpon dia, “mana blogmu?”

“belum, aku masih trauma, nih…”

Yaa, Abror, Abror…